Jakarta Forum III

jakfor-iii

jakfor-iii

28/3/2018 9:08:13 AM

Sebagai tindak lanjut Jakarta Forum I & Jakarta Forum II yang ditemukan sejumlah isu strategis, fundamental dan kursial yang berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa di Indonesia, diantaranya adalah belum professional dan strategisnya peran lembaga dan SDM Pengadaan Barang/Jasa pemerintah, MCA – Indonesia berkerjasama dengan LKPP melaksanakan Jakarta Forum III demi mengupayakan percepatan penguatan kelembagaan Pengadaan Barang/Jasa di Kementerian / Lembaga dan peningkatan Profesionalitas SDM Pengadaan Barang/Jasa dan memastikan upaya perbaikan dan modernisasi Pengadaan Barang/Jasa bisa diimplementasikan. Kegiatan Jakarta Forum III dilaksanakan di Hotel Novotel – Bogor pada tanggal 12 – 13 Maret 2018 dan sebagai tuan rumah dari kegiatan Jakarta Forum tahun ini adalah Kantor Staf Presiden.

Jakarta Forum III dibuka secara resmi oleh Yanuar Nugroho, Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas, Kantor Staf Presiden. Dia menyampaikan proses pengadaan barang/jasa perlu mendapatkan perhatian yang serius baik dari sisi kelembagaan maupun SDM, maka itu kegiatan Jakarta Forum III kali ini terdapat sesi diskusi dengan tema Penguatan Kelembagaan Pengadaan Barang/Jasa di Kementerian / Lembaga dan Peningkatan Profesionalisme SDM Pengadaan Barang/Jasa.

Akhir kegiatan Jakarta Forum III menghasilkan rumusan tindak lanjut yang akan dilakukan sebagai rencana aksi kedepan dalam hal percepatan penguatan kelembagaan maupun peningkatan profesionalisme SDM dengan timeline yang jelas dimana hasil acara ini akan dibawa rapat ke tingkat eselon 1 dan kementerian kedepannya. Acara diakhiri denganlaunching “Indonesia Procurement Forum” yang diresmikan oleh kepala LKPP,  Agus Prabowo.

Kunjungan Studi Banding Aplikasi SIMPeL dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

simpel-bpbj

simpel-bpbj

28/3/2018 9:02:44 AM

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan studi banding dengan maksud mepelajari aplikasi SIMPeL (Sistem Informasi Pengadaan Langsung), kegiatan studi banding ini daihadiri oleh 3 orang dari pemprov DKI yang dipimpin oleh Kepala Sub Bidang Sistem Informasi BPPBJ DKI, Andri Surya Achmad. Kegitan ini dilakukan di Ruang Rapat Pusat LPSE Kementerian Keuangan, Gedung Djuanda II Lantai 17.

Penjelasan tentang aplikasi SIMPeL dari pihak Pusat LPSE Kementerian Keuangan dilakukan oleh  Rachman Sukri selaku Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Sistem Aplikasi, dia menjelasakan latar belakang dan tujuan pembuatan aplikasi SIMPeL serta landasan hukumnya dari Pepres 54 Tahun 2010, PMK No. 38/PMK.01/2016 serta Perka LKPP No. 14 Tahun 2012. Dijelaskan pula beberapa K/L/D yang telah bekerja sama dengan LPSE Kemenkeu dalam menggunakan aplikasi SIMPeL yaitu BKN, Kemendikbud, dan Kemensos serta rencana LPSE mengajak pemerintah daerah bekerja sama untuk menggunakan aplikasi SIMPeL dalam pengadaan langsung.

Pada akhir kegiatan, Pemprov DKI Jakarta  pada intinya sangat tertaik terhadap aplikasi SIMPeL dan akan segera membawa hasil diskusi kepada pimpinan mereka sebagai tindak lanjut dari studi banding ini.

Aplikasi SIMPeL Menuju Kontrak Terbuka

simpel-wb

simpel-wb

28/3/2018 9:07:04 AM

Bank Dunia melirik aplikasi SIMPeL (Sistem Informasi Pengadaan Langsung) sebagai pilot kontrak terbuka di tingkat tugasTim Bank Dunia yang diwakilkan Zacky mengungkapkan keingginannya untuk melihat lebih lanjut pengembangan dan rencana pengembangan dari aplikasi SIMPeL. Zacky juga menjelaskan bahwa kontrak terbuka tidak hanya melihat pengadaan dari proses pengumuman sampai penetapan pemenang tetapi mulai dari perencanaan anggaran sampai dengan pelaksanaan kontrak sehingga seluruh proses pengadaan itu bisa ditangkap dalam satu portal.

Overview aplikasi SIMPeL dan aplikasi Smart Report disampaikan oleh Rachman Sukri selaku Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Sistem Aplikasi, Dia membahas beberapa hal seperti alur porses aplikasi SIMPeL, interkoneksi antara SIMAPAN (Sistem Informasi Manajemen Pengadaan) dan SIMPeL, manfaat serta fitur – fitur yang terdapat di aplikasi  SIMPeL. 

Perwakilan Bank Dunia menyatakan kesiapan untuk mendukung kebutuhan Psuat LPSE untuk menganalisis data pengadaan, baik melalui lelang (competitive) maupun pengadaanlLangsung (non-competitive), mereka meyambut baik aplikasi SIMPeL untuk dikembangkan terkait pembangunan portal kontrak terbuka di Kementerian Keuangan. Pusat LPSE pun menyatakan akan menerapkan kontrak terbuka secara bertahap.