Awali Tahun 2018, Pusat LPSE Launching War Room dalam Kegiatan Breakfast Meeting

peresmian-warroom

peresmian-warroom

1/4/2018 6:43:22 PM

Jakarta – 04/01/2018 Kemenkeu – Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto, meresmikan War Room Pusat LPSE pada tanggal 04 Januari 2018 yang ditempatkan di Ruang Rapat Pusat LPSE. Peresmian tersebut dihadiri juga oleh Kepala Pusintek, Kepala Biro Umum, dan Central Transformation Office (CTO). Tujuan pembangunan War Room tersebut adalah untuk menampilkan dashboard informasi pengadaan, video conference, dan untuk mempermudah presentasi dalam kegiatan rapat.

Peresmian tersebut diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan breakfast meeting Pusat LPSE yang mengikutsertakan 12 Wilayah Layanan LPSE di Daerah melalui video conferencesekaligus uji coba pemanfaatan War Room. Wilayah yang ikut serta dalam breakfast meetingadalah wilayah yang terdapat Pegawai Pusat LPSE yaitu Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimatan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Bali. Peserta breakfast meeting di daerah adalah Kepala Perwakilan selaku Penanggung Jawab LPSE di Daerah, Koordinator, Anggota LPSE, dan Pokja ULP di Daerah.

Kegiatan breakfast meeting didahului dengan Laporan Kepala Pusat LPSE, N.E Fatimah yang menjelaskan secara umum tentang manfaat dari pembangunan War Room dan maksud dari kegiatan breakfast meeting. Selanjutnya pemaparan tentang manfaat War Room secara detail oleh Kepala Subbidang Pemeliharaan Sistem Aplikasi, Rachman Sukri dan Pemaparan tentang program strategis Pusat LPSE yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha, M Lucky Akbar.

Kegiatan breakfast meeting dilanjutkan dengan arahan Sekretaris Jenderal. Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal menyambut baik pembangunan War Room dan ke depannya mengharapkan agar War Room dioptimalkan pemanfaatannya. Selain itu, Sekretaris Jenderal juga mendorong agar Layanan LPSE terus ditingkatkan. Setelah arahan Sekretaris Jenderal, dilanjutkan diskusi dengan para peserta video conference di Daerah. Peserta video conference secara garis besar menyampaikan masukan tentang perlunya pengembangan organisasi ULP yang permanen di daerah serta Sumber Daya Manusia yang dedicated dalam pengelolaan pengadaan di daerah.

Acara breakfast meeting diakhiri dengan tanggapan dari Sekretaris Jenderal atas berbagai permasalahan yang disampaikan oleh peserta video conference dan mengucapkan terima kasih atas sinergi yang dilakukan oleh pejabat/pegawai di Daerah dalam rangka meningkatkan layanan pengadaan di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.