Pengelolaan LPSE Mesti Penuhi Tiga Aspek

res_mg_0617

res_mg_0617

10/4/2018 11:20:50 AM

Februari lalu, Pusat LPSE Kementerian Keuangan menerima sertifikasi Standardisasi Layanan LPSE:2014 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Kementerian Keuangan dinilai telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh LKPP dalam pengelolaan LPSE. Terdapat 17 kriteria pada standar layanan ini yang meliputi standardisasi kebijakan layanan, kapasitas, serta keamanan informasi.

Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) LKPP Gatot Pambudhi Poetranto mengatakan bahwa tiga aspek tersebut adalah syarat fundamental untuk dipenuhi dalam penyelenggaraan LPSE. “Layanan, kapasitas, dan keamanan informasi. Pengelolaan LPSE, minimal harus memenuhi tiga aspek tersebut,” ujarnya dalam sesi wawancara dengan Tim Warta Eproc Pusat LPSE Senin (9/4) lalu.

Sebagaimana syarat minimum perangkat komputer untuk instalasi piranti lunak, standardisasi LPSE:2014 bertujuan serupa, yakni memastikan bahwa desain besar pengelolaan pengadaan dapat terwujud. Saat ini terdapat lebih dari 500 LPSE yang sudah memenuhi standar minimal pengelolaan LPSE di seluruh Indonesia.

Sambut Perubahan Dengan Antusiasme!

web

web

10/4/2018 11:19:50 AM

Sebagai salah satu upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Pusat Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kementerian Keuangan RI melaksanakan kegiatan Capacity Building yang diikut seluruh pejabat dan pegawai Pusat LPSE Kemenkeu.  Capacity Building Pusat LPSE Tahun 2018 mengusung tema Rise Up and Attack The Day With Enthusiasm.

Dengan tema yang diusung tahun ini, pegawai Pusat LPSE diharapkan selalu siap menyambut perubahan strategis baik perubahan organisasi maupun payung kebijakan yang berdampak pada penguatan dan transformasi organisasi, serta melaksanakannya dengan penuh antusias sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan dan dilandasi dengan semangat prime kesetjenan.

Acara ini dilaksanakan pada tanggal 6–8 April 2018 di Kamojang Green Hotel & Resort. Hari pertama acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Pusat LPSE Kemenkeu, N.E. Fatimah, yang memberikan arahan agar seluruh pejabat dan pegawai dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada stakeholder, serta bekerja secara profesional sebagai pengelola pengadaan dan menjaga nama baik Institusi Kementerian. Acara dilanjutkan dengan penyampain motivasi oleh Asep Suhada yang dikemas secara unik dengan mengajak seluruh peserta bermain angklung, di mana setiap angklung tersebut terdapat pesan nila-nilai moral unutk diterapkan dalam lingkungan kerja.

Kegiatan hari ke-2 diisi dengan permainan “Amazing Race” di mana peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan mendapat tugas serta misi yang tersebar di beberapa titik Kota Garut. Permainan ini diikuti oleh setiap pejabat dan pegawai Pusat LPSE dengan penuh antusias dan setiap kelompok menunjukkan kekompakan mereka. Rangkaian penutupan acara diawaili dengan laporan kegiatan Pusat LPSE pada triwulan pertama di tahun 2018 oleh Kepala Bagian Tata Usaha Pusat LPSE, dilajutkan dengan penyampaian kesan dan pesan oleh tiga pegawai Pusat LPSE yang akan memasuki masa purnabakti dan ditutup oleh Kepala Pusat LPSE Kemenkeu.

Pembukaan Kegiatan Capacity Building Oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan

web-pembukaan

web-pembukaan

10/4/2018 11:03:23 AM

Pada tanggal 2 April 2018, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI membuka kegiatan Capacity Building Pusat LPSE Tahun 2018 yang dilaksanakan di ruang rapat Sesjen Gedung Djuanda 1 lantai 4. Acara dibuka dengan laporan kegiatan oleh Kepala Pusat LPSE Kementerian Keuangan RI.  N.E Fatimah menyampaikan bahwa latar belakang kegitan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berkesinambungan, peningkatan soft skill dan menciptakan organisasi Pusat LPSE yang mampu mewujudkan pelaksankan pengadaan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Kepala Pusat LPSE, N.E Fatimah, meyampikan juga aksi selanjutnya terkait sosialisasi Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, sosialisasi petunjuk teknis legal protection yang bekerjasama dengan aparat penegak hukum dan menyusun strategi komunikasi serta publikasi mengenai pengadaan barang/jasa pemerintah agar memiliki citra positif di benak masyarakat Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Hadiyanto. Ia menyampaikan agar seluruh pejabat dan pegawai Pusat LPSE dapat bekerja untuk mencapai target terbaik sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan yaitu kesempurnaan di tengah setiap tantangan yang dihadapi dalam pekerjaaan, jangan terlalu terlena dengan segala fasilitas yang disediakan di Kementerian Keuangan tetapi diharapkan dapat terus memberikan kontribusi lebih. Hadiyanto berharap dalam kegiatan Capacity Building peserta dapat belajar dan mengembangkan diri terkait leadership skill (decision making, direction, motivasi, dan eksekusi).

Setelah itu diberikan kesempatan kepada pegawai baru Pusat LPSE untuk berdialog dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI. Hadiyanto memberikan arahan kepada pegawai baru Pusat LPSE terkait talenta yang ada pada setiap pegawai baru perlu terus dikembangkan baik secara kompetensi, kinerja, rasa kekeluargaan, dan sebagai prime mover. Sebagai penutup ia menyampaikan juga supaya setiap pegawai baru dapat terus memberikan kontribusi maksimal, tantangan yang dihadapi generasi zaman sekarang adalah bagaimana beradaptasi dengan para senior di lingkungan pekerjaan yang memiliki pandangan dan pola pikir berbeda, tetapi Hadiyanto berharap agar pegawai baru memiliki inisiatif tinggi dalam menyampaikan inovasi–inovasi terbaru yang dapat diimplementasikan pada unit masing-masing.