Pembukaan Kegiatan Capacity Building Oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan

web-pembukaan

web-pembukaan

10/4/2018 11:03:23 AM

Pada tanggal 2 April 2018, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI membuka kegiatan Capacity Building Pusat LPSE Tahun 2018 yang dilaksanakan di ruang rapat Sesjen Gedung Djuanda 1 lantai 4. Acara dibuka dengan laporan kegiatan oleh Kepala Pusat LPSE Kementerian Keuangan RI.  N.E Fatimah menyampaikan bahwa latar belakang kegitan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berkesinambungan, peningkatan soft skill dan menciptakan organisasi Pusat LPSE yang mampu mewujudkan pelaksankan pengadaan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Kepala Pusat LPSE, N.E Fatimah, meyampikan juga aksi selanjutnya terkait sosialisasi Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, sosialisasi petunjuk teknis legal protection yang bekerjasama dengan aparat penegak hukum dan menyusun strategi komunikasi serta publikasi mengenai pengadaan barang/jasa pemerintah agar memiliki citra positif di benak masyarakat Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Hadiyanto. Ia menyampaikan agar seluruh pejabat dan pegawai Pusat LPSE dapat bekerja untuk mencapai target terbaik sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan yaitu kesempurnaan di tengah setiap tantangan yang dihadapi dalam pekerjaaan, jangan terlalu terlena dengan segala fasilitas yang disediakan di Kementerian Keuangan tetapi diharapkan dapat terus memberikan kontribusi lebih. Hadiyanto berharap dalam kegiatan Capacity Building peserta dapat belajar dan mengembangkan diri terkait leadership skill (decision making, direction, motivasi, dan eksekusi).

Setelah itu diberikan kesempatan kepada pegawai baru Pusat LPSE untuk berdialog dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI. Hadiyanto memberikan arahan kepada pegawai baru Pusat LPSE terkait talenta yang ada pada setiap pegawai baru perlu terus dikembangkan baik secara kompetensi, kinerja, rasa kekeluargaan, dan sebagai prime mover. Sebagai penutup ia menyampaikan juga supaya setiap pegawai baru dapat terus memberikan kontribusi maksimal, tantangan yang dihadapi generasi zaman sekarang adalah bagaimana beradaptasi dengan para senior di lingkungan pekerjaan yang memiliki pandangan dan pola pikir berbeda, tetapi Hadiyanto berharap agar pegawai baru memiliki inisiatif tinggi dalam menyampaikan inovasi–inovasi terbaru yang dapat diimplementasikan pada unit masing-masing.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.